Semarang, 24 Juli 2025 – Dalam upaya memperluas jaringan kemitraan dan penguatan ekosistem pelaku usaha mikro, BPR Nusamba Cepiring melalui unit UMKM Community Center (UCC) melakukan kunjungan kerja ke Sekretariat UMKM Kabupaten Semarang yang berlokasi di Gedung PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) Kabupaten Semarang.

Kunjungan ini bertepatan dengan rapat koordinasi pengurus baru UMKM Kabupaten Semarang periode 2025–2030. Delegasi dari BPR Nusamba Cepiring dipimpin oleh Koordinator UCC M. Irhamni Sabil, didampingi oleh Khilma Fadhilah Fatma (Fasilitator Perizinan Usaha), Dedy Artori (Kepala Cabang Ungaran), Abdul Majid (Kepala Cabang Bergas), serta tim pendamping lainnya.

Sementara dari pihak tuan rumah, hadir Ketua Umum UMKM Kabupaten Semarang, Anna Setyarini, bersama jajaran pengurus dan ketua-ketua klaster industri yang tergabung dalam organisasi tersebut.

Dalam sambutannya, Anna Setyarini menekankan pentingnya soliditas dan komunikasi antarpengurus dalam menyukseskan berbagai program kerja ke depan.

“Saya minta kepada seluruh pengurus agar langsung berkoordinasi antar pengurus, jangan sampai ada kesenjangan antara pengurus baru dan pengurus lama,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi langkah kolaboratif UCC BPR Nusamba Cepiring dalam membangun kemitraan dengan komunitas UMKM di Kabupaten Semarang.

Senada dengan itu, M. Irhamni Sabil dalam presentasinya menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diterima pihaknya.

“Terima kasih atas sambutan Bapak dan Ibu. Meskipun kita baru bertemu, rasanya seperti kawan lama yang sudah lama kenal. Saya yakin program kemitraan ini akan berjalan saling melengkapi,” ungkapnya optimis.

Sebagai bentuk konkret dari kemitraan ini, UCC akan memulai pelaksanaan program pada awal September mendatang. Program tersebut meliputi pelatihan  Micro Business Game (MBG), Saving Game, serta literasi keuangan dan digital wedges. Selain itu, akan dilakukan pendampingan intensif per kelompok klaster, yang mencakup konsultasi permodalan, pembukuan, dan pemasaran digital.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung pertumbuhan UMKM yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing di Kabupaten Semarang.

(SAB)