Kendal, Limbangan – NU Care Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kendal sukses menggelar Madrasah Amil pada Sabtu, 1 November 2025. Bertempat di komplek Pondok Pesantren Miftahul Huda, Peron, Limbangan, yang diketuai oleh Iqbal Sarayulus Nuh. Kegiatan Madrasah Amil ini bertema "Membangun Militansi Menuju Kemandirian Organisasi". Madrasah Amil ini menjadi wadah pelatihan bagi puluhan peserta Amil NU utusan Majelis Wakil Cabang (MWC) se-Kabupaten Kendal. Acara ini menandai langkah serius PCNU Kendal dalam menjadikan sektor filantropi sebagai pilar utama pembangunan organisasi.
Madrasah Amil ini dibuka secara langsung oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Kendal, Dr. KH. Mustamsikin, M.S.I. Dalam pidato pembukaannya, beliau tidak hanya menekankan pentingnya militansi dan profesionalisme amil, tetapi juga secara eksplisit menargetkan bahwa pelatihan ini harus segera berkontribusi pada realisasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Kendal. Menurut beliau, kemandirian finansial yang dicapai melalui pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah yang optimal oleh Lazisnu adalah kunci utama dalam mewujudkan proyek strategis RSNU, yang telah lama menjadi cita-cita besar warga Nahdliyin di Kendal.
Komitmen penguatan organisasi dan pemberdayaan umat diperkuat melalui kolaborasi dengan mitra strategis. Dalam acara tersebut, dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Lazisnu PCNU Kendal dan BPR Nusamba Cepiring. Turut hadir Rois Syuriah PCNU Kendal, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda KH. Abdul Ghofar Muwafiq, dan Direktur Utama BPR Nusamba Cepiring Bambang Susanto. Kemitraan ini bertujuan menciptakan sinergi antara dana sosial keagamaan dan akses perbankan untuk program-program produktif.
Setelah penandatanganan MoU, sesi inti diisi oleh Andin Syamsul Rizal, Kepala Kantor Pusat Operasional BPR Nusamba Cepiring, yang menyajikan presentasi mendalam tentang Program Pemberdayaan Umat BPR Nusamba Cepiring dengan PCNU Kabupaten Kendal. Presentasi ini menguraikan mekanisme praktis bagaimana dana Lazisnu dapat diintegrasikan dengan skema pembiayaan perbankan.
Madrasah Amil ini berhasil menciptakan momentum penting bagi PCNU Kendal. Dengan fokus pada pembangunan militansi yang profesional, didukung oleh kemitraan kuat seperti BPR Nusamba Cepiring, para amil MWC diharapkan kembali ke wilayah masing-masing dengan semangat baru dan kompetensi yang teruji. Kesuksesan pengelolaan ZIS yang transparan dan akuntabel diyakini akan menjadi fondasi utama dalam menggalang dana masif untuk pembangunan RSNU Kendal, sekaligus mewujudkan kemandirian organisasi yang dicita-citakan, menjadikan Lazisnu sebagai garda terdepan dalam pelayanan dan kesejahteraan umat di Kabupaten Kendal.
(SOEL)






