Kendal, 14 September 2025 – Bank Nusamba Cepiring kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan perempuan melalui edukasi literasi keuangan. Kesempatan ini hadir pada acara Konferensi Cabang (Konfercab) PC Fatayat NU Kabupaten Kendal periode 2025–2030 yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Kendal pada Minggu (14/9).
Edukasi literasi keuangan disampaikan oleh Irhamni Sabil, Koordinator UMKM Community Center (UCC) Bank Nusamba Cepiring, yang selama ini aktif mendampingi pelaku usaha kecil menengah dan komunitas masyarakat di berbagai daerah.
Dalam paparannya, Sabil menegaskan bahwa literasi keuangan merupakan bekal penting bagi perempuan, khususnya anggota Fatayat NU, yang mayoritas memiliki peran ganda sebagai pengatur kebutuhan rumah tangga sekaligus penopang ekonomi keluarga.
“Perempuan adalah pihak yang paling dekat dengan pengelolaan kebutuhan sehari-hari keluarga. Oleh karena itu, literasi keuangan sangat penting agar para ibu, istri, maupun kader perempuan bisa lebih bijak dalam mengatur pendapatan, menyesuaikan pengeluaran, dan bahkan menyiapkan dana untuk masa depan. Kecakapan ini bukan hanya bermanfaat untuk rumah tangga, tetapi juga bisa diterapkan dalam mengelola usaha kecil dan menengah,” jelas Sabil.
Ia juga menambahkan bahwa salah satu kunci keberhasilan keluarga dalam menghadapi tantangan ekonomi modern adalah adanya pemahaman tentang perencanaan keuangan, mulai dari membuat catatan pemasukan-pengeluaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, menabung, hingga memanfaatkan layanan keuangan formal seperti perbankan.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta Konfercab PC Fatayat NU Kendal. Banyak yang menilai materi literasi keuangan sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, apalagi di tengah meningkatnya kebutuhan keluarga serta dorongan bagi perempuan untuk ikut berkontribusi pada perekonomian melalui UMKM.
Konfercab PC Fatayat NU sendiri merupakan agenda lima tahunan yang menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus penguatan kapasitas kader. Kehadiran Bank Nusamba Cepiring dalam forum ini menjadi nilai tambah, karena tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga bekal praktis yang bisa langsung diterapkan oleh para anggota.
Melalui UMKM Community Center, Bank Nusamba Cepiring berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan organisasi masyarakat, komunitas perempuan, dan pelaku UMKM. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan serta mendorong kemandirian ekonomi, sehingga perempuan dapat lebih berdaya dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Dengan adanya sinergi antara lembaga keuangan dan organisasi perempuan seperti Fatayat NU, diharapkan semakin banyak keluarga di Kendal yang mampu mengelola keuangannya dengan lebih sehat, serta lahir generasi baru perempuan yang tidak hanya tangguh di ranah sosial, tetapi juga melek finansial.
(UD)






