KENDAL – Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Kendal terus berkomitmen dalam memberdayakan anggotanya. Langkah nyata ini diwujudkan melalui acara Sosialisasi Pembentukan Pengurus UMKM PPDI Kabupaten Kendal yang digelar guna menggali potensi ekonomi kreatif di kalangan disabilitas.

​Acara ini menghadirkan dua tokoh penting sebagai narasumber, yakni Mahendra selaku Ketua PPDI Kabupaten Kendal dan Irhami Sabil selaku Koordinator UMKM Bank Nusamba.
​Dorong Struktur Organisasi yang Kuat
​Dalam sambutannya, Mahendra menekankan bahwa pembentukan pengurus UMKM di bawah naungan PPDI sangat krusial agar para pelaku usaha disabilitas memiliki wadah yang terorganisir.
​"Kami ingin teman-teman disabilitas tidak hanya menjadi objek bantuan, tetapi menjadi subjek penggerak ekonomi.
 Dengan adanya pengurus UMKM yang terstruktur, kita bisa lebih mudah melakukan pendataan, pembinaan, hingga akses pemasaran produk," ujar Mahendra.
​Ia berharap kepengurusan ini nantinya dapat menjadi jembatan komunikasi antara pelaku usaha disabilitas dengan pemerintah daerah maupun sektor swasta.
​Dukungan Akses Permodalan dan Pendampingan
​Sementara itu, Irhami Sabil dari Bank Nusamba memberikan materi mengenai pentingnya manajemen keuangan dan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Menurutnya, potensi produk karya penyandang disabilitas di Kendal sangat luar biasa dan layak bersaing di pasar luas.
​"Bank Nusamba siap bersinergi untuk memberikan edukasi literasi keuangan. Kendala klasik UMKM biasanya ada di permodalan, namun yang lebih penting dari itu adalah pendampingan yang berkelanjutan. Kami ingin memastikan teman-teman PPDI memiliki kapasitas untuk mengelola usaha secara profesional," jelas Irhami.
​Poin Penting Sosialisasi:

​Identifikasi Potensi: Pendataan jenis usaha mulai dari kuliner, kriya, hingga jasa.

​Legalitas Usaha: Arahan mengenai pentingnya memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha).
​Kemitraan Strategis: Membangun jejaring dengan perbankan dan stakeholder terkait. 

​Kegiatan ini diakhiri dengan diskusi interaktif mengenai struktur kepengurusan yang akan segera dikukuhkan dalam waktu dekat. Diharapkan, terbentuknya pengurus UMKM PPDI ini menjadi tonggak baru bagi kemandirian ekonomi penyandang disabilitas di Kabupaten Kendal.

 

(Soel)