SURABAYA – Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) menggelar pelatihan bagi BPR dan BPRS anggota Perbarindo di Surabaya, Selasa hingga Jumat, 15–18 September 2026.
Kegiatan yang merupakan tindak lanjut kerja sama dengan International Labour Organization (ILO) tersebut mengangkat tema “Model Pembiayaan Sektor Sapi Perah dan Model Pembiayaan Sektor Kopi.”

Pelatihan menghadirkan Adhy Suryadi dan Mirwan Adipura, tenaga ahli dari ILO, sebagai pemateri. Keduanya memberikan wawasan dan pemahaman kepada peserta mengenai karakteristik sektor sapi perah dan kopi, termasuk potensi usaha, rantai nilai, kebutuhan pembiayaan, serta pendekatan pembiayaan yang dapat diterapkan oleh industri BPR dan BPRS.

Dalam kegiatan tersebut, Bank Nusamba Jatengdiy turut berpartisipasi dengan mengirimkan Andin Samsul Rizal selaku Wakil Kepala Cabang sebagai perwakilan untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mendapatkan pemahaman langsung dari tenaga ahli ILO mengenai model pembiayaan yang dapat mendukung pengembangan sektor produktif, khususnya subsektor peternakan sapi perah dan perkebunan kopi.

Selain pemaparan materi, pelatihan juga menjadi forum untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman antar-BPR dan BPRS anggota Perbarindo. Peserta mendapatkan gambaran mengenai bagaimana lembaga keuangan dapat memahami karakteristik rantai usaha serta menyesuaikan pendekatan pembiayaan dengan kebutuhan pelaku usaha.

Keikutsertaan Bank Nusamba Jatengdiy dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, khususnya dalam pengembangan pembiayaan sektor produktif.

Dengan adanya tambahan wawasan dari Adhy Suryadi dan Mirwan Adipura, diharapkan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi bekal bagi peserta dalam mengembangkan pendekatan pembiayaan yang lebih sesuai dengan karakteristik usaha dan kebutuhan masyarakat.

Bagi Bank Nusamba Jatengdiy, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat pemahaman dalam melihat peluang pembiayaan sektor sapi perah dan kopi, sekaligus mendukung pengembangan usaha produktif yang memiliki keterkaitan dengan perekonomian masyarakat dan daerah.

Pelatihan Perbarindo bersama ILO ini menjadi salah satu langkah dalam memperkuat kapasitas BPR dan BPRS agar semakin mampu memahami sektor usaha secara menyeluruh dan memberikan layanan pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.

 

(mas mantri)